BannerFans.com

Satu orang percaya Seisi Rumah diselamatkan (Ivon Version)

Saturday, December 27, 2014

Shalom


Kisah ini berasal dari salah satu keluarga Indah yang menceritakan bagaimana Tuhan Yesus setia akan FirmanNya yaitu satu orang percaya maka seisi rumah diselamatkan. Firman Tuhan iya dan amin. Jika anda percaya maka bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Tuhan begitu ajaib, ketika saya membaca sharing ini Dia selalu membuat saya terkagum-kagum akan caraNya yang sangat ajaib. Semoga sharing ini dapat menguatkan iman saudara-saudari yang sedang dalam pergumulannya untuk mendoakan anggota keluarganya agar percaya kepada Tuhan Yesus. Bagian kita hanyalah percaya.
Act 16:31 And they said, believe thou on the Lord Jesus Christ and thou shalt be saved and thy house.

Tuhan menjawab doaku

Sunday, November 16, 2014

Shalom

Semoga sharing ini dapat memberkati bagi setiap orang yang membacanya. Segala pujian bagi Dia, hanya Dia yang layak untuk itu. Kali ini saya mau sharing bagaimana Tuhan menjawab doaku. Pada beberapa waktu yang lalu saya memiliki pertanyaan tentang perpuluhan. Sebagai informasi, kami mengumpulkan uang perpuluhan kami di suatu kas dikarenakan kami tidak pergi ke gereja manapun disini. Orang bilang kita harus memberikan perpuluhan ke gereja dimana kalian bertumbuh. Jadi kami bikin satu kas untuk duit perpuluhan kami. Setelah itu saya pun bertanya kepada Tuhan apa yang harus kami lakukan terhadap uang perpuluhan itu? Karena ini uangnya Tuhan, kami pun bertanya kepada Tuhan apa yang Tuhan kehendaki.

Tuhan itu tetap sama dari dulu sampai sekarang. Dia menjawab kita selalu dengan cara yang sama. Kali ini Tuhan memakai seorang teman kami untuk menjawab pertanyaan saya. Tuhan berbicara melalui siapa saja, Dia dapat pakai orang percaya maupun orang tidak percaya. Teman kami ini seorang yang percaya, sebut saja dia Y. Pada saat itu si Y sedang bbm-an sama istriku Indah. Y mengirimkan sebuah link tentang nabi palsu dan menanyakan Indah apakah artikel di link ini sebagai suatu kebenaran. Pada saat itu Indah lagi sibuk mengerjakan sesuatu sehingga dia minta tolong saya untuk membaca link yang diberikan itu. Saya pun membacanya dan merasa bahwa artikel tersebut sangat memberkati dan memberikan cara pengenalan akan nabi palsu. Pada saat itu saya tidak membuka artikel yang lain.

Serahkanlah Segalanya Kepada Tuhan

Wednesday, October 8, 2014

Shalom

Saya mau sharing perihal pekerjaan. Beberapa minggu lalu, saya baru mendapat email dari NZICA (Lembaga Akuntasi New Zealand) perihal ijazah saya yang disamakan dengan New Zealand. Sudah kurang lebih 6 bulan kami menunggu hasilnya. Saya dahulu ingin sekali bekerja sebagai seorang CA (Chartered Accountant). Sharingnya bisa dilihat disini. Tapi sekarang saya sudah tidak memiliki hati lagi untuk melakukan hal tersebut. Saya dan Indah pun berdiskusi tentang hal ini dan kami memiliki perbedaan pendapat akan hal ini. Saya tidak mau untuk sekolah lagi dan mengambil program CA sedangkan Indah malah sebaliknya. Kami tidak ribut atau adu mulut akan hal ini, kami berdua mengungkapkan alasan-alasan dibalik pendapat kami.

Roh Kudus Hadir Disini

Monday, September 29, 2014

Shalom

Tuhan itu baik, sungguh baik. Kali ini saya mau sharing dimana saya melihat kebaikan dan tanda-tanda penyertaanNya di dalam perjalanan kami. Kami mendapatkan Message/Nubuatan dari Tuhan untuk disampaikan kepada jemaat yang berada di south. Kami patuh dan kemudian pergi untuk menyampaikan hal ini kepada mereka yang berada di south. Di dalam pikiran saya, saya merasa akan bertemu dengan malaikat Tuhan di kota ini. Saya kemudian memberitahukan setiap Message/Nubuatan yang Tuhan telah sampaikan kepada kami untuk jemaat ini kepada perwakilan mereka. Disana saya pun sempat sharing tentang bagaimana Tuhan memperkenalkan kami kepada William Branham.

Women Preacher, Bossy Wives and Bobbed hair

Friday, September 5, 2014

Shalom

Saya ada membaca satu artikel dari John R. Rice tentang bagaimana menjadi seorang laki-laki dan perempuan di mata Tuhan bukan di mata dunia. Kita tahu bahwa sekarang jaman emansipasi wanita, dimana di mata dunia, wanita sekarang memiliki derajat yang sama dengan laki-laki. Dimana seorang perempuan jaman sekarang berdiri di atas mimbar untuk kotbah. Apakah itu benar di mata Tuhan? Untuk tahu itu benar atau tidak marilah kita lihat Firman di alkitab. Juga bagaimana rambut seorang perempuan memiliki arti yang penting di mata Tuhan.

Artikel ini sangatlah memberkati kami, kiranya dapat memberkati yang membacanya, terutama kaum hawa. Selamat membaca.


Bagaimana Tuhan Membawa kami kepada William Branham

Thursday, August 7, 2014

Shalom

Saudara-saudara saya mau mensharing dimana Tuhan membawa kami kepada William Branham, salah satu nabi-Nya. Brother Branham ini memiliki pelayanan khusus kesembuhan ilahi selama dia berada di muka bumi ini. Kotbah-kotbahnya tentang Tuhan Yesus dan akhir jaman membuat kami kembali berapi-api di dalam Tuhan Yesus. Seperti kisah dua orang yang sedang dalam perjalanan ke Emaus. Ketika mereka berjalan ke Emaus, Tuhan Yesus mendekati mereka, tetapi ada sesuatu di mata mereka sehingga mereka tidak mengenali-Nya dan berbicara tentang Mesias yang harus menderita. Ketika sudah sampai di kota Emaus, mereka berdua mendesak-Nya untuk tinggal bersama karena hari sudah petang. Pada saat Tuhan memecahkan roti di depan mereka, mereka baru terbuka matanya dan menyadari bahwa itu adalah Tuhan Yesus. Sadarlah mereka dan pantaslah hati mereka berapi-api ketika Tuhan sedang bercerita dari kitab-kitab para nabi yang bercerita tentang penderitaan Mesias.

Brother Branham ini juga telah membakar hati kami ketika kami mendengar dan melihat kesaksian-kesaksian dan kotbah-kotbahnya. Dia bukanlah Tuhan tapi dia adalah utusan Tuhan yang mempersiapkan bride-bride untuk menantikan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali.

One Sweet Thing from The Lord

Friday, July 25, 2014

Shalom,

Saya mau sharing tentang hal ini: One Sweet Thing from The Lord. Sharing ini saya tulis yang inspirasinya saya dapat dari salah satu cerita di buku The Chicken Soup. Ceritanya sangat membangun. Saya akan merangkum ceritanya. Ceritanya dimulai dari seorang berkulit hitam berkebangsaan Amerika yang bekerja sebagai cleaner di sebuah gedung 8 lantai. Dia hanya bekerja sebagai tukang sapu dan hidupnya berat. Setiap hari dia selalu bersungut-sungut ketika dia bekerja. Apalagi dia memakai baju cleaner dan bekerja di sebuah gedung yang dimana orang-orang di dalamnya memakai pakaian yang rapi. Jadi dia selalu minder dan selalu merasa kalau orang yang bekerja di gedung itu selalu melihat dia rendah.

Pada suatu ketika dia sedang menyapu, tiba-tiba dia menemukan coin yang membuat dia senang. Hal yang sama terjadi juga pada keesokan harinya dan kemudian besok dan besoknya lagi. Ketika dia menyapu dia menemukan coin secara reguler. Hal ini membuat dia looking forward dalam bekerja dan  dia mulai senang dengan pekerjaannya. Setiap kali ia menemukan coin, otomatis dia langsung bersyukur kepada Tuhan. Coin demi coin pun ditemukan baik itu the end of the day ataupun pada awal dia bekerja. Awalnya ia berpikir jika ada seseorang yg sengaja menjatuhkan coin untuknya. Namun tidak ada. Lalu ia pun menyadari bahwa hal ini adalah one little thing yang berasal dari Tuhan, Tuhan tahu ia sedang susah dan sedih, Tuhan menghiburnya dengan caranya yang humble nan unthinkable. Tuhan seperti memberitahu bahwa Ia ada disana menemani dia bekerja. Dia pun mulai bersyukur kepada Tuhan dan tidak bersungut-sungut lagi akan pekerjaannya. Dia melihat, menyadari dan merasakan gift yang berasal dari Tuhan.

Bagaimana setan menghentikan doa-doa kita

Sunday, July 20, 2014

Shalom

Sharing ini saya ambil dari blog tetangga dan menurut saya sharing ini sangat bagus sekali. Harus dibaca bagaimana setan menghentikan doa-doa kita. Selamat membaca....

DOA

Dalam artikel ini saya ingin membagikan sebuah kesaksian dari seseorang yang telah melayani iblis dan telah diselamatkan saat ini dan diceritakan kembali oleh John Mulinde


Setelah membaca artikel ini, jangan lupa membagikannya kepada teman-teman Facebook maupun BBM Anda, agar lebih banyak orang-orang menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi mereka. Mari kita simak artikel di bawah ini John Mulinde harus berpuasa selama sepuluh hari di hadapan Tuhan, lalu dia bertanya,"Tuhan apakah ini benar?" dan pada saat itu juga Tuhan mulai memberitahu kepadanya apa yang sebenarnya terjadi dalam dunia roh ketika seseorang berdoa


Beban Hidup yang Berat

Thursday, July 17, 2014

Shalom

Kali ini aku mau sharing tentang beban hidup yang berat. Siapa yang merasa hidup ini berat? Hmm kalau hidup di dunia ini pastilah berat, karena semua tuntutan di dunia ini hanyalah membuat orang menjadi stress. Lihat sekarang semua barang dan makanan sangatlah mahal yang membuat seorang ibu pun harus bekerja demi memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka. Ini baru bicara soal kebutuhan pangan, belum lagi kebutuhan yang lain mulai dari handphone, smart tv, laptop, mobil yang bikin kita selalu merasa tidak cukup karena kita selalu disodori dengan barang-barang yang sangatlah mahal. Jadi kita harus kerja, kerja dan kerja!! Kalau tidak kita tidak bisa mengikuti perkembangan jaman, jadinya tidak gaul. Itulah kuk yang diberikan dunia ini.

Aku pernah satu kali merasa seperti itu. Jujur di stage tersebut aku merasa bahwa aku cukup capable untuk melakukan semua pekerjaan orang-orang. Kesombonganku. Kemudian aku melihat orang-orang yang memakai mobil mewah dan handphone keren dan sebagainya. Iri hati aku sangatlah besar pada saat itu. Kenapa pada saat itu aku sangat iri hati dengan mereka? Aku pun tidak tahu, mungkin karena aku hanya memikirkan hal-hal duniawi, dari mulai pikiranku memikirkan pekerjaan yang bagus yang dapat gaji gede dengan bonus yang besar juga, kemudian mau memiliki mobil, rumah dan semuanya yang orang miliki.


Perintah Tuhan datang kepada kami : Pindah Kota

Saturday, July 12, 2014

Shalom, 

Kali ini saya mau berbagi cerita hidup kami tentang perintah Tuhan untuk pindah kota, yang lumayan jauh dari kota kami tinggal yaitu 7 jam perjalanan darat. Ketika mendapat perintah tersebut melalui doa, kami terus berdoa dan bergumul meminta Tuhan untuk mengconfirm hal tersebut. Tuhan pun menconfirm hal-hal yang kami minta, salah satunya adalah urusan pekerjaan. Pekerjaan merupakan hal yang paling crucial dalam hal ini; oleh karena pada waktu itu kami belum mendapatkan Permanent Resident di New Zealand, melainkan hanya work visa saja yang mengkondisikan bahwa kita harus tetap bekerja di company dan kota yang tertera di visa kita tersebut. Kalau kita pindah pekerjaan, syaratnya harus mengapply ulang work visa di tempat yang baru, proses aplikasi yang tidak gampang: dimulai dari awal dan bisa ditolak kalau kita tidak melapor ke pihak Imigrasi New Zealand. Nah dalam hal ini, singkat cerita Tuhan mengkonfirmasi perpindahan kami dengan cara membukakan jalan untuk pindah pekerjaan di kota tersebut, mengenalkan kami kepada seorang owner restaurant cepat saji yang mau menerima suami saya. Dia pun mau membantu izin kerja suami saya jika diperlukan. Masalah tersebut pun beres.

Kami pun mempersiapkan hal-hal yang lain, seperti mempersiapkan keuangan untuk pindahan, yang tidak murah. Barang-barang yang tidak diperlukan kami jual untuk memangkas barang-barang yang akan dibawa. Kami pun mulai bergerak untuk mencari-cari rumah sewaan, berhenti dari pekerjaan dan mengunjungi teman-teman disini untuk pamitan. Secara fisik kami siap, namun secara mental hati kami masih di kota ini. Setiap malam kami terus berdoa kepada Tuhan, bila hal ini memang kehendak Tuhan, terjadilah, namun bila tidak biarlah Dia yang menutup jalan-jalannya. Segala pintu terlihat terbuka lebar pada awalnya. Banyak dari teman-teman kami yang bingung kenapa kami tiba-tiba mau pindah tanpa alasan yang jelas, kami yang bingung bagaimana mau menjelaskannya kepada mereka, terutama yang belum percaya.

Karir Saya: Ibu Rumah Tangga ^_^

Monday, June 30, 2014

Shalom

Jujur, seumur hidup saya belum pernah bekerja, bekerja yang benar-benar (proper job). Dulu waktu kuliah di Jakarta saya hanya pernah magang dan kerja paruh waktu saja di sebuah perusahaan yang cukup besar. Namun, karena sikon pekerjaan yang kurang menyenangkan, saya resign dalam waktu yang singkat. Lalu, sewaktu saya kuliah di New Zealand, saya bekerja di sebuah $2 shop sampai saya lulus. Kemudian untuk mengisi waktu dan menambah-nambah biaya pernikahan, saya bekerja di vineyard selama 1 bulan.

Setelah menikah, saya pun langsung hamil. Serius, yang namanya mencari pekerjaan sambil hamil itu susah loh. Orang-orang pada tidak mau, karena hanya bekerja untuk jangka waktu pendek saja, selain itu juga orang hamil itu banyakan capeknya. Awal-awal saya sempat kecewa, kenapa saya hamil begitu cepat, sedangkan rencana kami adalah kami mau bekerja dahulu nanti baru rencanakan punya anak setelah kami merasa siap. Namun, Tuhan berkehendak lain. Tuhan ingin kami menyandarkan hidup kami kepadanya. Kami pun berdoa mengenai hal ini, kami minta hanya rencana Tuhanlah yang ada pada kami. Lalu kami pun mendapat jawaban bahwa saya lebih baik tidak bekerja. Saya pun menyerah mencari pekerjaan, karena percuma saja, jika Tuhan sudah katakan tidak, pasti tidak. Jika saya memaksa, mungkin saya bisa mendapatkan pekerjaan, tapi pasti pekerjaannya tidak mendatangkan damai sejahtera karena itu di luar rencanaNya.

Waktu Terbaik untuk Tuhan

Wednesday, June 25, 2014

Shalom,

Saya diingatkan untuk memberikan waktu yang terbaik bagi Tuhan Yesus. Kita semua pastinya mau untuk memberikan waktu yang terbaik bagi Tuhan kita. Pertanyaannya kapankah waktu terbaik itu?
Dulu mendapat pengertian waktu terbaik itu adalah waktu dimana kita memulai untuk menjalani hari yaitu pagi-pagi. Namun ketika saya berdoa bertanya kepada Tuhan akan hal ini...

Hikmat berbicara kepada saya bahwa waktu terbaik adalah waktu pertama dimana kita mempunyai waktu luang bagi diri kita sendiri untuk bersantai. Dari setiap jam di setiap hari, yaitu waktu yang paling kita nanti-nantikan sepanjang hari, itulah waktu terbaikmu. Waktu terbaikmu, engkau persembahkan untuk menaikkan doa dan penyembahan bagi Tuhan.

Jadi menurut saya, setiap orang memiliki waktu yang berbeda-beda tergantung dengan aktifitasnya masing-masing. Misalnya saya sendiri, saya bukan orang yang bisa bangun jam 4 or 5 pagi untuk berdoa. Saya bisa melakukan itu tapi hasilnya tidaklah maksimal dan saya tidak melakukannya dengan sepenuh hati. Biasanya pagi hari adalah waktu yang sibuk buat saya, memiliki 2 anak, bisa anda bayangkan sendiri. Saya biasanya breakfast kemudian pergi mengantar Joshua ke TK kemudian beres-beres rumah. Dan juga si kecil yang terkadang maunya minta di gendong seharian. Setelah semuanya beres dan setelah anak-anak sudah tidur, saya baru mendapatkan waktu luang, dan di saat inilah saya merasakan waktu inilah waktu terbaik bagiku untuk melakukan sesuatu bagi Tuhan. Inilah waktu terbaikku bagi Dia.


Indah

Kedatangan Tuhan Yesus

Saturday, June 21, 2014

Shalom

Kali ini saya sangat terdorong sekali untuk menuliskan hal ini. Tentang kedatangan-Nya yang kedua untuk menjemput para mempelai atau juga yang dikenal sebagai Rapture. Saya rasa kita semua tahu akan hal itu, tapi banyak dari kita yang seakan terlalu sibuk untuk hal ini. Kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali ini adalah untuk menjemput para mempelai wanita-Nya sebelum masa tribulasi terjadi. Kedatangan-Nya akan sangatlah mengejutkan karena tidak ada satu orang pun yang tahu kapan waktu-Nya dan Ia akan datang seperti seorang pencuri.

  • Mat 24:43  Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.
  • Mat 24:44  Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga."

God is my provider

Sunday, June 15, 2014

Shalom,

Senang sekali hari ini rasanya bisa menulis blog, biarlah Tuhan tulisan ini hanya untukMu. Hari ini aku kembali sadar, bahwa aku itu tidak perlu kuatir lagi tentang keuangan. Maklumin aku ya Tuhan, kan sekarang masih belajar buat lebih beriman lagi. 

Mat 6:25 "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian? 

Ayat ini emang spesial, dahulu pernah dalam beberapa kali buka alkitab ayat ini muncul sampai 3x. Pertama yang di Matius setelah itu di Injil lainnya. Memang Allah datang sebagai Jehovah Jireh dalam hidup aku. Aku harus untuk beriman dalam segala hal dalam hidup kami kalau Allah yang akan mencukupkan semuanya. 

Hari ini aku menemukan titik balik untuk melepaskan semua kekuatiran aku dan menambah imanku kepadaNya dan mempercayakan semua kepadaNya. Setelah aku berbaringan, baru tadi terpikir kalau aku sudah sampai sejauh ini, dan masih saja menguatirkan hal yang itu-itu saja. Padahal kalau dilihat sebenarnya hal itu sudah dapat kubuang jauh-jauh melihat setiap keajabian yang datang dari Tuhan terutama tentang materi. Pada hari ini aku mencari tahu lebih lagi tentang subsidi pemerintah terhadap anak, nah setelah resident visa kami diterima ternyata aku sudah layak untuk dapat subsidi tersebut. Puji Tuhan sekali, karena kami sekarang sedang membutuhkannya.

Pengkotbah 3:11 Ia membuat segala sesuatu indah pada waktuNya

Bayangin aja Tuhan yang menciptakan semuanya, tanah, air, tumbuhan, manusia, bumi, dan segala isinya kan punya Tuhan. Jadi kita ini anak-anak Tuhan kenapa mesti kuatir akan apa sih? Tapi memang tidak semudah itu kan teman-teman, pertama mungkin ada beberapa hal yang masih bikin kita bimbang. Salah satunya mungkin TUNTUTAN. Ini datangnya dari mana-mana, orang tua, saudara, orang-orang dekat, maupun pacar. Memang susah untuk menyenangkan semua orang di sekeliling kita ya. Tuntutan ini ataupun kuk dari orang terkadang bikin kita susah sendiri. Aku pun sekarang berusaha untuk lebih memilih kuk yang berasal dari Tuhan Yesus, karena FirmanNya

Mat 11:29  Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
Mat 11:30  Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."


Tuhan kiranya Engkau bantu aku untuk melepaskan setiap kuk-kuk yang bukan berasal dariMu dan pakaikanlah Kuk yang Kauberi dan aku mau belajar dariMu. 
Terima kasih Tuhan Yesus. 

Love You


Hendri

Sharing tentang buah Feijoa tetangga

Shalom,

Aku suka sekali makan buah feijoa. Di Indonesia buah tersebut tidak ada, tetapi setiap musim gugur di New Zealand buah feijoa ada dimana-mana. Buahnya lonjong, berwarna hijau, harum, rasanya manis-manis sedikit asam, seperti campuran jambu biji dan lemon. Segar sekali. Nah, tetangga sebelah rumahku, itu punya pohon feijoa, sebagian dari cabangnya melintasi pagar dan ada beberapa rantingnya ada di wilayah rumahku. Oleh karena itu, setiap hari kira-kira ada 5-7 buah jatuh di tamanku. Rumah tetanggaku itu sudah lama kosong, setahun lebih. Tahun lalu, buah-buah feijoa yang jatuh di tamannya itu banyak sekali. Begitu juga tahun ini, buahnya beratus-ratus jatuh membusuk. Setiap kali saya memandangnya, saya merasa kepingin sekali mengambilnya, namun saya ragu, bolehkah? Kalau saya melompati pagarnya lalu mengambil buahnya apakah itu namanya mencuri? Tapi kan rumahnya kosong dan toh juga pasti buahnya tidak ada yang mengambil lalu menjadi busuk. Saya galau sekali, sampai-sampai saya berdoa kepada Tuhan untuk hal tersebut. Seharian saya memikirkan feijoa sebelah, saya utarakan hal tersebut kepada suami.

"Jawaban" pun datang tepat sebelum saya tidur, tiba-tiba di otak saya ada ayat yang mengenai tahun sabat (yobel) dimana orang-orang miskin boleh mengambil hasil panen dari kebun orang lain yang dibiarkan tumbuh. Setelah saya google, ternyata ada ayatnya lalu saya tunjukkan kepada suami saya. Setelah merasa yakin lalu kami berdua mengambil buah yang jatuh tersebut, dapat 1 bag besar, sekitar 100 buah feijoa.

Beberapa hari dari situ, tiba-tiba hati saya berkumandang kata "Gehazi". Saya merasa tidak pernah mendengarkan kata tersebut, tapi hati saya yakin Roh Kudus memberitahu saya bahwa itu adalah nama salah satu tokoh di alkitab. Karena saya berpikiran mau mengandalkan Roh Kudus dan bukan mr.google, maka saya berdoa agar Tuhan kasih saya hikmat mengetahui nama tersebut, lalu saya cari nama Gehazi di alkitab. Saya menemukannya di kitab 2 Raja-raja 4,5 dan 8. Jadi Gehazi adalah tangan kanan nabi Elisha yang mengarungi banyak kisah keajaiban Tuhan, namun tidak segan/takut untuk berbohong demi kepentingannya sendiri. Ia mengambil persembahaan dari Naaman, orang yang disembuhkan kustanya oleh Elisha untuk kekayaannya sendiri. Lalu seketika itu juga penyakit kusta Naaman berpindah kepadanya dan seluruh keturunanya sampai selama-lamanya. Akibat dari cinta akan harta.

Setelah membaca cerita Gehazi, berdesirlah hati saya. Saya merasa Tuhan menegor saya karena pekara feijoa tersebt. Dengan melihat lalu mengingikannya dan memikirkannya secara continui, bukankah itu merupakan suatu hal yang sia-sia? Menginginkan barang milik orang lain, lalu mencurinya dan menikmatinya. Bukankah Firman Tuhan berkata janganlah menginginkan hak orang lain. Jika saya tidak setia dalam perkara kecil ini bagaimana saya bisa setia pada perkara besar? Saya tidak mau juga penyakit apapun dari pemilik pohon tersebut menimpa pada saya. Saya pun menyadarinya, lalu saya minta maaf lalu mengembalikan semua buah tersebut ke tempatnya. Sampai sekarang pun, tidak pernah lagi saya melirik buah yang bukan menjadi bagian saya. Cukuplah dari ranting pohon yang menjalar melewati pagar kami. Itulah berkat buah yang sah, yang Tuhan berikan saya untuk dinikmati.


Lalu "jawaban" apa yang saya dapatkan pada malam itu? Setelah saya baca-baca lagi mengenai Tahun Yobel tersebut, Roh Kudus mengatakan bahwa hal itu tidak sah bagi saya, karena yang boleh mengambil hasil panen yang dibiarkan itu adalah yatim, janda-janda atau orang miskin dalam artian orang yang membeli makan pun susah, tidak bisa beli sehingga mereka harus memetik hasil panen yang tertinggal. Salah saya adalah ketika saya merasa mendapat "jawaban" dari Tuhan, saya tidak berdoa terlebih dahulu, melainkan langsung hantam karena terbakar oleh hawa nafsu. Bisa saja si jahat yang membisikkan ayat tersebut kepada saya, karena kita tahu bahwa mereka hafal betul alkitab dan senang mencari celah supaya kita bisa diserang. Namun Tuhan itu baik tidak akan membiarkan celah tersebut terbuka bagi si jahat. Ia melindungi saya dengan kasih-Nya. Jalan-Nya sungguh ajaib bagaimana Dia menjauhkan saya dari perangkap dosa. Halleluya. Praise God.

Mulutmu Harimau Mu (Kuasa lidah)

Tuesday, April 1, 2014

Shalom

Kali ini saya mau sharingkan pengalaman Indah dimana dia mendapatkan serangan dari musuh. Musuh dapat menyerang kalau kita membuka suatu celah. Tapi Dia tidak akan membiarkanmu sendiri, Dia selalu beserta kita. Sharing istri saya ini menyadarkan saya untuk lebih berhati-hati dalam berbicara, apapun yang keluar dari mulut kita itu sangatlah crucial. Ada pepatah yang mengatakan "mulutmu hariamau mu". Pepatah ini memang sangat tepat sekali. Perkataan kita penuh dengan kuasa, seperti apa yang pernah Tuhan Yesus lakukan terhadap pohon ara di ayat Markus 11:13 ketika Tuhan mengutuk pohon ara, pohon itu menjadi kering dan mati. Setiap perkataan yang keluar dari mulut kita, itulah yang akan dipakai. Semoga sharing ini dapat menjadi berkat bagi yang membacanya.


Halleluyah bagi kemulian Tuhan Yesus! Hari ini Tuhan melakukan hal yang sangat luar biasa! Ceritanya dimulai dari tiga minggu lalu, dimana malam-malam sebelum tidur saya mendapatkan impresi kalau Tuhan ingin berbicara kepada saya. And He did, Tuhan memerintahkan saya untuk berdoa doa Bapa kami setiap harinya. Jadi mulai hari itu saya rutin berdoa doa Bapa kami setiap pagi. Kira-kira sebulanan sebelum hari itu, saya sedang suka sama lagunya BCL (Bunga Cinta Lestari) dari soundtracknya Ainun dan Habibie. Lagu itu bercerita tentang seorang istri yang sakit lalu meninggal, namun ia tetap membawa cintanya sampai keabadian. Saya waktu itu suka sekali dengan lagu itu karena memang musiknya bagus dan liriknya puitis, belum lagi suara BCL yang memang bagus. Dalam satu hari dalam kurun waktu kurang leboh seminggu, saya dapat memutar lagu tersebut berkali-kali, mandi juga sambil menyanyikan lagu tersebut.

Namun kurang lebih dua minggu yang lalu saya dan suami saya mendapatkan firasat yang tidak enak, terutama jika kami berada di rumah. Saat itu juga Joshua sedang sakit demam selama empat hari, yang terlama selama ini dia alami 3.5 tahun hidupnya. Tidak seperti biasanya, Joshua kali ini sangat rewel dan membuat damai sejahtera kami hilang. Dalam 1 hari dia bisa menangis meraung-raung sebanyak 10x hanya karena perkara yang sederhana. Hal itu juga membuat kesabaran kami habis, karena dia tidak hanya seperti itu di siang hari tetapi juga di malam hari dimana ia bisa menangis meraung-raung selama 1 jaman. Setiap kali terbangun tengah malam, saya langsung merasa jantung saya berdebar-debar tidak karuan. Tapi saya abaikan saja. Pada malam ketiga ketika Josh sakit, suami saya berpikiran untuk berdoa perang, bukan hanya doa minta kesembuhan saja. Pada saat itu suami saya merasa adanya kehadiran seorang laki-laki yang menatap kami dengan marah. Kami perangi roh ini. Namun beberapa jam kemudian ia seperti kembali lagi dan berulah. Sebenarnya sudah dari seminggu sebelumnya saya merasa seperti ada yang mengawasi saya, yaitu roh laki-laki ini, namun saya abaikan saja.

Joshua pun diberi kesembuhan oleh Tuhan, namun anehnya kelakuannya sangat membuat damai sejahtera kami hilang. Seperti bukan Joshua saja. Doa perang pun terus diluncurkan dan dalam hitungan hari Joshua kembali normal. Sekarang giliran saya yang tidak normal. Jantung saya bertambah sering berdegup tidak teratur, perut saya pun sering mual dan kembung. Saya sampai mengira kalau saya hamil, namun ternyata tidak. Setelah saya selidiki, ciri-ciri yang saya alami sama dengan gejala awal penyakit jantung. Saya pun berdoa dan menyerahkan semuanya ke dalam tangan Tuhan Yesus Krisutus. Saya yakin jikalau saya benar-benar sakit jantung pun pasti Tuhan Yesus sudah izinkan untuk kemulian-Nya juga. Jadi saya pasrah.

Kehadiran roh laki-laki tersebut bertambah jelas. Jika saya sedang berada di rumah sendiri (bersama baby saya saja), terkadang saya merasa bahwa saya tidak sendirian. Terkadang juga saya merasakan ada yang sedang mengawasi saya. Pernah suatu ketika  saya baru saja pulang dan berjalan di pekarangan rumah kami, saya merasa didalam rumah ada orang, tetapi rumah kami saat itu kosong. Hal yang sama juga dirasakan suami saya, yaitu ketika dia baru pulang kerja dan masuk ke  dalam rumah, dia merasakan ada orang yang berjalan ke dapur masuk ke arah koridor kamar. Jadi perasaan saya diconfirm sama suami saya. Satu hal yang aneh lagi, yaitu saya merasa roh laki-laki ini berbeda dari aura roh jahat yang biasa kami perangi. Saya merasa ia bukan roh jahat tetapi malaikat maut. Suami saya juga merasa demikian, namun dia lebih memikirkan kalau ini adalah project astral ( dimana manusia mengirimkan rohnya untuk menganggu) tapi saya yakin itu adalah malaikat maut, walaupun bukan level yang tinggi. 

Saya pun terus berdoa kepada Tuhan Yesus mengenai kesehatan saya. Tuhan itu baik dan menunjukkan kepada saya penyebab dari semua kekacauan ini. Sore hari ketika saya sedang duduk di meja komputer, saya sambilan merapikan kertas-kertas, lalu melihat secarik kertas yang berisi lagu BCL yang suka saya nyanyikan sebulan yang lalu tersebut. Roh kudus dalam hati saya seperti langsung memberitahukan bahwa itulah celah dimana malaikat maut tersebut dapat menyerang. Saya pun langsung sadar dan pada saat itu saya langsung meminta maaf kepada Tuhan Yesus dan mematahkan setiap kutuk serta perkataan sia-sia yang ada dalam lagu tersebut dan juga menegaskan kepada para musuh bahwa mereka tidak punya hak lagi atas dosa dan pelanggaran saya tersebut karena dosa dan pelanggaran saya sudah diampuni oleh kuasa darah Tuhan Yesus Kristus.

Ajaib! Halelluya! Dengan sekejap kehadiran malaikat maut tersebut tidak saya rasakan lagi. Selain itu juga secara INSTANT perut saya tidak mual lagi sama sekali. Padahal sebelumnya mual berkepanjangan terutama setiap habis makan sampai saya sudah mau pergi ke dokter. Namun Tuhan Yesus kita adalah dokter diatas segala dokter. Allah yang hidup dan nyata ini, sebelumnya sudah melindungi saya dengan menyuruh saya berdoa Bapa kami dengan menekankan kalimat "jauhkanlah kami dari yang jahat". Dia tahu hal ini akan terjadi dan Dia sudah membekali saya dengan doa.

Terima kasih Tuhan Yesus, bersamaMu jalanku terang dan tidak akan terantuk pada batu. Halelluyah.

Gbu